(by ▲corrin;)
“The more you know who you are, and what you want, the less you let things upset you.”
— Stephanie Perkins, Anna and the French Kiss
(via the-book-diaries)
“The more you know who you are, and what you want, the less you let things upset you.”
— Stephanie Perkins, Anna and the French Kiss
(via the-book-diaries)
“I really don’t understand what you truly feel.” she said. “But, that doesn’t mean I’m not trying to.”
Hear me out // ma.c.a
I was.
Sebab bermula dengan yang halal, melembutlah hati dan dirasalah tenang.
“Kian hari, hati kami kian mengeras, bagaimana melembutkannya?” Seseorang bertanya, mengadukan kabar hatinya. Yang ditanya mengulum senyumnya, jawabannya siap menjawab gulana yang bertanya.
“Perhatikan apa yang masuk ke dalam perut kalian. Karena apa yang terasup jadilah ia takaran lembutnya hati”
“Sebab dengan makanan yang halal itulah,” dalam Ath Thibbun Nabawi demikian Ibn Qayyim Al-Jauziyah menjabarkan “ zat-zat yang masuk ke tubuh menjadi ramah kepada fitrah, ia turut mensucikan darah, lalu hati yang menjadi pusat peredarannya terbasuh sucinya. Qalbu juga yang menjadi kedudukan nuraninya agar senantiasa mendapat gizi dari unsur-unsur yang sehat. Sebab, tiap butir dalam makanan yang halal lagi thayyib, sesungguhnya senantiasa berdzikir pada Allah”
“Hati yang semacam ini akan mudah mengingat Allah,” lanjut beliau, “sebab padanya tumbuh rasa takut padaNya. Ia terus merunduk, mudah diingatkan jika lalai, mudah diluruskan jika bengkok, mudah dibetulkan jika keliru. Ia merasai pengawasan Allah, melakukan muhasabah, dan menguatkan mujahadah. Ia juga rendah hati pada sesama, melihat dirinya sebagai yang harus terus belajar lagi membenahi diri. Inilah hati yang lembut, sebab tubuhnya hanya diberi asupan yang di ridhoi Allah”
Seepisode waktu saat pelajaran aqidah kala itu terekam kembali, saat ustadz dengan tawadhu nya mengajak untuk kembali memuhasabahi apa yang masuk dalam raga ini, apa yang dikenakan diri ini, dari mana ia berasal. Bila diberi, dengan keridhoan pemberinya kah? bila meminjam, dengan izin serta keikhlasan pemberi pinjamannya kah? bila dicari, dengan cara yang halal lagi Allah ridhoi kah?
Begitupun episode kala di keluarga kami saat ada yang sangat jatuh imannya, porak poranda akhlaknya. Serta merta dievaluasi semua tatanan keuangan yang ada, ditelisik dari mana datang nya, bagaimana cara tiba nya, di lunaskan hutang hutang yang ada, ditutup rapat transaksi yang didalamnya ada riba ataupun kemungkinan riba, diatur lagi kadar pemanfaatan sedekah dengan yang dipakai untuk selainnya. Tak lain, mula nya akhlak yang baik bersebab masuknya makanan yang baik yang diruntut dari keuangan yang baik pula.
“Kelak jika ingin mencari suami, cari tahu segala hal yang berkaitan dengan keuangannya, ” pesannya. “Perhatikan bagaimana ia menunaikan aqad dalam transaksinya, usahanya mencarinya, caranya meneliti kemungkinan riba atau hutang atau celah celah kemaksiatan bila hendak memperolehnya, bagaimana ia memetakan runtunan keuangannya, berapa persen yang akan dia takar untuk zakat, sedekah, infaqnya, bagaimana sikapnya saat di uji dengan keberlimpahan harta, dan segala hal yang berkaitan didalamnya”
“Sebab kelak keberkahan keluarga yang akan kalian bina tidak hanya sekedar pemenuhan segala kebutuhan yang kalian inginkan, tapi bagaimana kalian mengupayakan keridhoan meski dirundung keterbatasan hanya karena mempertahankan kesucian, meraup keberkahan, mengutamakan keridhoan, menjauhi kemungkinan kemaksiatan bahkan dzolim dalam mengelola keuangan”
Sebab baik buruknya akhlak keluarga juga, dari arah mana makanan datang padanya juga yang menentukannya.
Penelitian juga sudah banyak menyatakan bahwa sifat seorang anak akan banyak mengambil dari kromosom ayah, meskipun pendidiknya ialah seorang ibu. Karena berasal dari sel yang dibawanya lah sifat tersambung. Karena itu laki-laki yang memperhatikan dari mana asal makanannya, cara mendapatkannya, segala yang berkaitan dengan keuangan yang menjadi sumber adanya makanan lah akan terjaga kebaikan sifat yang tersambung selanjutnya.
“Perhatikan ia saat marahnya, saat ia berurusan dengan uang dan saat ia berurusan dengan non mahramnya” pesan yang lainnya. Sebab karakter keluarga yang kelak akan dibangun bermula dari 3 unsur yang didalamnya tergambar sifat bagaimana akan lahir visi misi yang diimpinya.
I thought, I was diving into the ocean. But then I step back and realized.. I was diving into the lake. Cold complex lake.
I was wrong.
Terkadang kamu berada dalam keadaan yang menjepit,
Keadaan dimana kamu pun masih sulit untuk memproses hal tersebut,
Keadaan dimana kamu merasa memang semua itu salah kamu–padahal mungkin tidak juga–?
Jika, mungkin akhirnya kamu mengucapkan kata maaf terlalu sering. Karena kamu ragu dan merasa menciptakan suasan yang tidak menyenangkan tersebut maka kamu meminta maaf? Aku tahu rasa tersebut tidak nyaman. Dan aku melakukan hal itu karena hanya hal itu yang aku. Hanya hal itu yang membuat perasaan ku menjadi lebih tenang.
People say if you’re saying a word too many times i will losen the meaning. Ineed i agree. But sometimes you can’t help it too. You just can’t help it. And if that happen the only thing you can do is grather your focus and breathing. Be aware of that feelings and thought. Dont let it eat you up. Dont get affected by it. It is simple towatch your mind and let it slide like that but it is not easy.
And i am sorry if i say sorry too many much,but you should know that i mean it when i say it. Same goes to every words i said on repetition.
Setidaknya, jika tidak mau bertemu. Jika ingin mengakhiri semua, akhirilah di depan mata ku. Bilang di depan muka ku, bahwa kamu ingin semuanya berakhir. Jika tidak, jika aku bahkan tidak boleh ada setitik pun dalam hidup mu, biar aku yang mencari jalan menemukan damai ku. Dan kamu menemukan damai mu.
Tapi damai ku, maksud hati ku, hanya ingin bilang aku bisa menerima semuanya. Aku bisa membiarkan semuanya (meski mungkin sulit) dan untuk melakukan hal itu, aku rasa kamu perlu tahu.
I dont expact you to change i just need you to know that you make me confuse and mess and feeling helpless and i want you to compromise a little by meeting me in person even just once.
But if you are not willing to, i will slide on that.
I wilm accept it. I will let it go.
I want to make peace with my thoughts. I dont want manas to take control over me. And i am sorry if i ever let my manas infacted you and make you in a bad situation or mood. I am sorry.
You can go if you want. You can forget about me if you want. You can do whatever you want.
Because i will try my best to not let it get inside me and eat me up again.
I accept this. I accept me. I accept you. I accept us.
Mari, silakan lewat..
— trying to be ok. I’ll be ok so soon, didnt I?
How are you? Why stop talking to me? What did i do wrong?
Dont worry i get my feelings under control.
You dont have to worry about it anymore or be afraid of it.
I want to ask you about the promises. about my promise, can I break it? I dont want to have to told you if I like someone or if there is someone that perhaps interest in me. I mean, i just dont know how to tell you because we’ve been like this.. it’s awkward, atau mungkin karena kita udah begini janji-janji itu udah gak ada artinya? Tapi janji kan tetep aja janji, bukan?
It is burden yah ternyata, sorry for making you make such a silly promises and i believe and take it seriously.
Hey, i want my S.Psi. more than i want you. I just want you to know that. And if by any mean or change i should fight for it, i should delete myself and being sober, as long as i can get my degree, i will walk through hell to get it.
—- I hope you will too.
The fact that i accept what so complecated between us right now is still shocking me.
But i still feel there is something that has not done yet between us. I still have unanswered question. Or am i just hallucinating it? I just denail it?
If you were a mistake, why am i still want you to be my last mistake?
Am i really want you or is it just my ego and manas that screaming to have you around?
————-
Day 21 of therapy i learn that energy can be transferred even through the air.
Allah (that basically have control over everything in this world and beyond that) surely have His own ways to deliver it. And that is why we can ask Him in our prayer and eventually it will happened. This universe works for what we asked for. And if that happens we should be thankful, and if its not we should be patient and believe that there’s more waiting for us beyond what we asked to Allah. This is will only works if we really mindful and ask gracefully, with good attitude, with good intention, and really mean for it. Eventually it will happen, inshaaAllah. Because when we do that, we transfer an energy. Our prayers have an energy and it will transffered to whatever or whomever we want.
That is also why, when we miss someone we can make a prayers or dua for them 💕 they will know and recived those energy. Same as when you said i love you to someone. Even tho you dont say it out loud, they will know. Or another example this is why we can feel it when someone staring at us even when we are not looking at them or knows who they are, when there is somone looking at us we can feel it, right? Our body will tell us where to look at and then caught the person who is stating at us. And that is also why we sometimes we feel really calm or confortable with someone even tho they dont even talk, We dont even talk.
Its because the energy.
When your mind is really calm the energy will be calm. And people around you will feel that too.
You two will be in the same frequency.
And what a fun fact about this energy thing?
You can transfer bad energy too. Not only a good energy hahaha.
I think this is why those kind of santet thing could effect someone 😂 because it is true. Go think about it. A person hating another person, they asked the dukun to do the magic santet thing. The person transfer those bad energy and the dukun using another creature energy (setan atau apa pun itu) to transfer that to the person that was targetted. I mean, even those unamed creature have such an energy too, they just an accumulation of energy and thats why we cant see them too. (Alhamdulillah) we are not in their frequency 😂
Well, my point is the bad energy plus bad energy combine of course it will effect whatever has targetted, isnt it?
But dont worry, as a muslim Allah says just go ask for Allah’s help. Asking Him to protect you and you will be alright. Because after all Allah is the one who created those people who hate you, those dukun and those unamed creature. Allah’s power still bigger, much much much bigger than those 3 thing(s) combine. InshaaAllah.
Wallahualam..
It is funny how i learn how to be more focus on my prayer and dua from someone who is not believe in Allah (or even any God concept thing—i guess?). That is why we should more focus and bersungguh-sungguh ketika beribadah. Because there is energy. It has energy.
Bagaimana jika diri mu jatuh cinta dengan orang lain tetapi menikahi pria lain?
Bagaimana jika, tidak bisa melupakan tetapi masih bersyukur dengan kehidupan dan hanya mengubur hal itu dalam-dalam DAN sendirian? Bagaimana rasanya itu?
Bagaimana jika perasaan itu, tidak pernah benar-benar ada kata atau pun ungkapan yang dapat mendeskripsikannya? Bagaimana jika semua itu di pasrahkan hanya kepada Allah (yang memang seharusnya seperti itu)?
Bagaimana jika ternyata tidak sanggup tetapi tidak boleh egois terhadap perasaan sendiri karena keadaan yang sekarang adalah yang terbaik yang di berikan oleh Allah?
Bagaimana cara mencapai titik ke ikhlasan itu dengan segala (mungkin) beban yang menyertai? Bagaimana kamu bisa tersenyum? Memiliki anak? Dan tidak mendua perasaannya? Bagaimana cara memilihnya menjadi pasangan orang lain dan bukan dia adalah hal yang tepat?
Mungkin benar apa yang beliau bilang, “Allah maha mengetahui sedangkan kamu (kita) tidak”
Aku mengagumi mu. Terima kasih untuk semuanya.
Catatan manas 2
Sweetie, if one day
the world forgets
to remind you
how wonderful life is,
I hope you’ll have
enough courage
and wait for the sun
to rise up again.
A single spark can light a fire // ma.c.a
